Jakarta, CNN Indonesia —
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan inflasi yang tinggi bisa menyebabkan krisis politik. Hal ini sudah terjadi di banyak negara, seperti Inggris.
Menurutnya, saat inflasi suatu negara tinggi, maka harus direspons dengan kebijakan fiskal dan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan. Hal ini tentu membuat masyarakat makin susah karena bunga pinjaman makin tinggi.
Ketika bunga pinjaman makin tinggi, tentu akan mengurangi permintaan barang dan jasa sehingga harga ikut turun. Namun, pada praktiknya, kebijakan moneter tak selalu langsung bisa menekan inflasi secara signifikan sehingga berujung pada krisis politik karena kebijakan yang diambil tak menyelesaikan masalah.
“Inggris pun sama, sekarang mereka menaikkan policy rate di 5 persen, ini karena inflasi melonjak sangat tinggi dan kalau inflasi tinggi pasti masyarakatnya tidak happy, berarti menjadi krisis politik,” ujarnya di Kemendagri, Senin (31/7).
Sebelumnya, pada Mei 2023, Bank of England memang memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen. Ini adalah level tertinggi sejak Oktober 2008.
Hal tersebut harus dilakukan demi mengendalikan inflasi Inggris yang melonjak tembus 10,1 persen yoy pada Maret 2023.
Namun, Inggris bukan satu-satunya negara yang harus menaikkan suku bunga demi melawan inflasi. Tapi ada juga Amerika yang awalnya suku bunganya sudah mendekati negatif sekarang di 5 persenan, India dari 3 persen menjadi 6,5 persen, Brazil dari 3 persenan menjadi 13,7 persen, begitu juga Mexico dari sebelumnya sekitar 3 persen menjadi 11,2 persen.
“Di berbagai negara Eropa lainnya menghadapi situasi yang tidak baik, masyarakatnya tidak happy, ada pengangguran dan ada imigrasi yang berasal dari negara-negara yang kemudian pindah dan menimbulkan juga sebuah krisis politik,” imbuhnya.
Lanjutnya, kenaikan suku bunga yang terjadi di banyak negara maju tidak hanya mempengaruhi wilayah sekitarnya saja, tapi seluruh dunia. Sebab, dengan kenaikan suku bunga yang drastis otomatis kondisi ekonominya akan melemah.
Karenanya, ia mengatakan inflasi betul-betul harus dijaga dan dikendalikan agar tetap stabil. Ini kata Sri Mulyani, adalah salah satu ‘PR’ bagi Indonesia, meski saat ini inflasinya sudah cukup baik tapi tetap harus waspada.
“Tadi faktornya (penyebab inflasi) tidak hanya disrupsi supply karena adanya produksi yang terganggu, karena tidak adanya pasokan tapi juga sekarang ada masalah iklim, el nino. Jadi mohon kita semuanya sangat berhati-hati,” pungkasnya.
(ldy/agt)
Artikel berasal dari berbagai sumber yang telah dipublikasikan sebelum tanggal artikel ini dibuat, keakuratan informasi perlu untuk di validasi kembali. Segala bentuk kekeliruan dan kesalahan yang terjadi adalah tidak dimaksudkan untuk tujuan apapun. Moneyetalks.com menerima saran, koreksi, ide dan kritik dari pembaca. Semua saran, koreksi, ide dan kritik yang diterima akan kami pertimbangkan untuk kemajuan Moneyetalks.com Hubungi kami disini.
Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno...
Jakarta, CNN Indonesia — Transmart Full Day Sale spesial Merdeka Belanja...
Jakarta, CNN Indonesia — Arsitek jembatan lengkung (longspan) Gatot...
Jakarta, CNN Indonesia — Ayah dan Bunda yang mau beli mainan anak, belinya di...
Jakarta, CNN Indonesia — PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mengatakan uji...
Jakarta, CNN Indonesia — Giordano Indonesia meluncurkan kampanye #OneIndonesia:...
Jakarta, CNN Indonesia — Bank Indonesia (BI) mencatat indeks keyakinan konsumen...
Jakarta, CNN Indonesia — Belanja furnitur untuk kebutuhan isi rumah emang paling...
Jakarta, CNN Indonesia — PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) menjelaskan...
Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick...